Sunday, May 27, 2012

I Believe I can Fly!


Percaya. Satu kata ajaib yang penuh daya magis.

Hanya dengan modal percaya, semuanya akan terasa baik-baik saja.



Percaya akan mimpi.

Kita berani bermimpi, dan mimpi tidak akan mengkhianati kita. Karenanya, kita nggak boleh egois. Kita harus setia dengan mimpi kita. Setia dengan mimpi? Yap, dengan cara nggak pernah memandang remeh mimpi itu sendiri, karena mimpi berhak tumbuh menjadi kenyataan. Mimpi punya nyawa sendiri untuk menampakkan wujud konkretnya - selama kita percaya dan setia dengan mimpi itu. Selama kita masih terus berusaha menghidupkan mimpi itu...



Percaya dengan orang-orang di sekeliling kita.

Kita tidak sedang hidup sendirian di tengah hutan belantara dengan hukum rimba yang mengerikan, tapi kita hidup di sini bersama orang-orang terbaik yang telah ditakdirkan hidup bersama kita. Menghirup udara yang sama, menginjak tanah yang sama, memandang langit yang sama. Yap, mereka adalah bagian dari hidup kita. Percaya bahwa kita bisa memberi apa yang mereka butuhkan. Begitu pula sebaliknya, hidup kita semakin mudah karena mereka telah memberi semua yang kita butuhkan. Mereka ada di sini untuk kita, tentu kita tidak ingin mengecewakan mereka, walaupun hanya dengan sebersit pikiran buruk tentang apa yang mereka lakukan...



Percaya dengan waktu.

Waktu memang tidak akan pernah bisa di paused, walaupun jam dinding kita berhenti berdetak. Mungkin itu karena baterainya habis. Percayalah, yang sebenarnya terjadi adalah waktu tetap akan terus berjalan - ada atau tidaknya baterai di dalam jam dindingmu. Sebenarnya waktu sangat baik hati. Dia setia menemani hidup kita. Dia akan berjalan perlahan apabila kita sedang tekun dengan sesuatu, namun dia akan berjalan cepat apabila kita memang sengaja membuangnya tanpa arti. Kita akan selalu punya waktu untuk bahagia, selama kita merasa bahagia dalam memanfaatkan waktu demi kebaikan...



Percaya dengan cinta.

Cinta masih ada di sini. Cinta nggak akan pergi kemana-mana. Karena cinta tumbuh di hati, dan hati kita aman di dalam rongga peritonium tubuh kita, dia nggak akan pergi jalan-jalan nyari angin. Cinta adalah nurani. Setiap manusia punya itu. Masih percayakah kamu dengan cinta? Kenapa tidak! Cinta nggak pernah bohong, cinta nggak pernah berkhianat. Karena dia masih anak-anak, dan dia bisa baca pikiran orang lain. Semoga kelak ketika dia dewasa, Cinta nggak senyentrik bapaknya. Tahu kan, Cinta itu siapa? Hahaha...



Dan yang paling penting, percaya pada diri sendiri.

Percaya bahwa kita adalah manusia baik-baik yang telah diizinkan hidup di bumi untuk segala kebaikan. Hemm, percaya pada diri sendiri bahwa inilah apa yang kita mau, dan kita akan selalu menjadi seseorang yang kita mau. Kita mau, bukan sekadar apa yang kita inginkan. Tapi kita mau itu. Mau berarti rela - bahkan sangat ikhlas - untuk mewujudkannya. Kita bisa! Itu slogan presiden kita. Tapi, lebih dari itu, kita mau untuk bisa! Bahkan lebih dari bisa, kita-amat-sangat-mampu-dan-bisa-dan-sanggup-luar-biasa-sekali!!!!!



Percaya bahwa, "my life is brilliant!!!"

Because "I believe I can fly!"

Thanks to "pesawatku".


my great pleasure,

dita.




(Ditulis 7 Januari 2012)

No comments:

Post a Comment

Komentar yuuukkk~