Life, Me, and Us
Kenapa saya memberi judul
ini?
Us berarti kita. Maknanya
bisa saya dan Anda, saya dan lingkungan, saya dan Indonesia, saya dan mimpi, saya
dan bumi, saya dan tuts keyboard laptop, saya dan banyak hal. Setidaknya saya
tidak sedang bercerita sendirian J
Saya dan Blog
Saya dan blog sebenarnya
adalah teman lama. Kami kenalan pada tahun 2009 saat saya masih kelas 3 SMA.
Guru TIK, Pak Fatur (Assalamu'alaikum, Pak ^.^) yang pertama kali mengenalkan
saya dengan blog. Awalnya, saya tertarik. Sangat tertarik. Tugas tentang blog
selesai, selesai pula pertemanan saya dengan blog.
Kebutuhan informasi
memaksa saya sering googling di internet. Sangat banyak blog-blog sebagai
sumber infomasi yang saya temukan, mulai dari yang bertopik teknis sampai
sarana untuk berbagi cerita pribadi. Lama-lama saya ingin menjalin persahabatan
lagi dengan blog. Tapi terganjal suatu sebab dan selalu tertunda. Akhirnya tidak
pernah jadi.
Saya juga sempat sedikit ilfeel
(ilang feeling) dengan blog. Saya punya pikiran buruk, orang yang punya
blog adalah orang yang narsis. Dia seolah-olah ingin seluruh dunia tahu tentang
hidupnya. Saya sempat minder karena pikiran saya sendiri, berpikir bahwa, apa
menariknya hidup saya? Apa yang bisa saya bagi?
Lama-lama saya jadi ingin
melakukan sesuatu. Merangkum semua yang pernah saya lalui, termasuk hal-hal cekeremes
yang pernah terpikirkan oleh saya, dan membungkusnya dengan benang optimisme.
Bahwa hidup kita terlalu berharga untuk disia-siakan, termasuk cerita di
dalamnya. Jadilah saya buat blog. Ini versi saya yang sekarang. Hahaha.
Niat ngeblog sebenarnya
sebuah niat untuk belajar menulis. Saya suka menulis, itulah alasannya.
Walaupun secara harfiah saya kini sedang mengetik. Yah, menulis macam-macam. Saya paling suka menulis halus dengan gaya
melambai agar hasilnya bisa miring maksimal. Hahaha. Bercanda.
Banyak sekali yang ingin
saya bagi. Seakan-akan bila saya bertemu dengan Anda pertama kali, saya akan
tampak sangat cerewet yang dengan senang hati bercerita apa saja sampai mulut
saya berbusa. Tapi mungkin kenyataannya justru, ehem, saya
sedikit-kurang-banyak bicara, (loh kan, bingung! Yang benar sedikit, atau kurang
banyak?) kecuali dengan orang yang sudah benar-benar saya kenal, seperti
misalnya dengan kakak saya. Saya banyak berceloteh dengannya. Mulai dari
hal-hal ringan sampai hal-hal serius yang perlu diskusi dengan prinsip
kemusyawaratan, seperti saat menentukan akan nonton film apa, di mana, dan
makan di warung apa setelah itu. Bahkan saya tidak berhenti bicara saat dia
sibuk nonton film, makan, sms, maupun saat dia sedang telepon dengan seseorang!
Hahaha, bercanda.
Hemm, jadi ingat
keluarga.
Suatu saat saya harus
menuliskannya juga.
Launching Blog
Saya orangnya agak suka
kehebohan. Pernah terpikir untuk membuat blog yang ditepatkan dengan tanggal
tertentu yang cantik atau punya momen, seperti pada awal tahun, atau saat ulang
tahun, atau bahkan pada tanggal 11-11-11. Tapi kenyataannya nihil. Pada
tanggal-tanggal heboh seperti itu saya justru mati gaya, tidak tergerak sedikit
pun untuk memulai blogging. Tapi eng-ing-eng, justru hari ini, Minggu, tanggal
27 Mei 2012, pukul 08:08 (akhirnya dapat waktu yang cantik ^.^) saya mulai
blogging. Bismillah...
Pesan moralnya adalah,
kapan dan di mana sesuatu dimulai itu tidak penting, yang terpenting bahwa
sesuatu itu sudah dimulai! Konsekuensinya: harus konsisten. Ehem, tidak enteng
memang.
Yap, itu tadi tentang
saya dan blog. Life, Me, and Us.
Semoga apa yang saya
tulis di sini bisa bermanfaat dan menginspirasi Anda.
Mari berbagi cerita di
aladitaalakabum.blogspot.com J
Salam semangat!!!
My great pleasure,
dita.
No comments:
Post a Comment
Komentar yuuukkk~