Akhir-akhir ini saya sering bermimpi buruk. Memang tidur saya selalu tidak disengaja. Seringkali berniat hanya leyeh-leyeh biasa setelah capek baca materi kuliah, lalu akhirnya ketiduran beneran. Mungkin karena itulah saya tidur tanpa baca doa terlebih dahulu, dan akhirnya bermimpi buruk!
Saking buruknya mimpi itu, saat terbangun saya merasa sangat lega sekali. Karena saya yang asli tidak berada di dunia mimpi itu. Dan dunia nyata yang inilah yang lebih baik, yang terbaik! Saya bisa terbangun sambil sulit bernafas karena ketakutan. Namun setelah sadar bahwa saya hanya baru saja bermimpi, saya bersyukur sekali. Sangat.
Mimpi-mimpi yang begitu aneh. Bukan mimpi tentang setan atau apalah yang menakutkan. Tapi mimpi yang bisa membuat saya sangat menyesal, dan marah pada diri sendiri. Mimpi yang membuat saya sedih dan kecewa. Mimpi yang isinya saya dikejar-kejar rasa bersalah. Mimpi yang depresif!
Secara psikologi, mimpi kadang bercerita tentang apa yang sebenarnya jiwa kita rasakan.
Dan itu berarti, saya sedang depresi? Dalam alam bawah sadar? Masa' sih? Saya nggak terima.
Hemm, maksudnya, saya tidak merasa sedang depresi kok. Mungkin ya, hanya stress kecil-kecilan. Tapi bisa jadi, yang kecil-kecil itu menumpuk dan lama-lama jadi besar. Hiiii, saya jadi ngeri sendiri.
Entahlah apa yang sedang terjadi pada diri saya.
Yang jelas, tidur bukanlah suatu kegiatan yang bisa dianggap remeh.
Tidur yang berkualitas itu penting. Sama seperti laptop, kalau dinyalakan terus menerus tanpa pernah di pasang ke mode "sleep" pasti baterainya akan cepat habis. Nah, baterailah yang mengeluarkan energi. Kalau energinya habis, bagaimana mau menyala?
Dan tidur bukan kegiatan "sambil lalu". Tidur sama seperti makan, nonton, belajar, bermain. Harus diniatkan dan dipersiapkan terlebih dahulu. Misalnya cuci kaki, gosok gigi, dan yang paling penting, baca doa sebelum tidur.
Pernah dengar istilah 'bocan' alias bobok cantik? Itu terinspirasi dari film yang judulnya Sleeping Beauty kali ya....
No comments:
Post a Comment
Komentar yuuukkk~